Editor's Vids

Alasan Kuat Mengapa Perlu Rajin Makan Alpukat

SUKABUMINEWS - Manfaat alpukat sebenarnya sangat banyak, sayangnya sering tertutupi oleh mitos keliru yang menyebut buah ini mengandung lemak dan bisa membuat gemuk. Akibatnya, banyak orang yang takut mengonsumsinya.

Alpukat memang salah satu buah sumber lemak, tetapi jenis lemak yang sehat. Nah, ketahui apa saja keunggulan buah ini sehingga perlu rutin kita asup.

- Lemak sehat
Buah alpukat mengandung lemak sehat tidak jenuh yang bermanfaat untuk melawan penyakit jantung dan menurunkan Kolesterol jahat. Walau begitu, hindari konsumsi alpukat dengan tambahan gula karena akan membuat kadar kalorinya meningkat.

- Antioksidan
Antioksidan sangat tinggi kandungan antioksidannya yang dipercaya akan melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.
- Bervitamin
Kandungan vitamin dalam alpukat sangat sarat, antara lain vitamin K,C,B5,B6 dan E.

- Berprotein
Tak seperti buah lainnya, alpukat sebenarnya mengandung protein. Kandungan proteinnya tergantung pada ukuran buah, tetapi dalam 100 gram alpukat terdapat 2 gram protein.

- Bisa jadi alternatif membuat kue
Takut mengonsumsi kue dan cake yang mengandung butter atau margarin? Alpukat bisa jadi alternatif lemak yang lebih sehat untuk membuat kue.

- Penyerapan nutrisi
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi alpukat bisa membantu penyerapan nutrisi dalam tubuh.

- Bagus untuk ibu hamil
Alpukat juga mengadung folat, yang sangat penting untuk kesehatan janin.
#TipsSehat SERAMBINEWS.COM

WhatsApp Bakal Dilengkapi Fitur Passcode

sukabumiNews, SAN FRANCISCO - Dalam waktu dekat, WhatsApp kabarnya akan memunculkan sistem keamanan baru, yaitu passcode.

Kelemahan end-to-end encryption bukan dari peretas yang meretas dari jarak jauh. Yang dikhawatirkan WhatsApp adalah orang-orang terdekat yang bisa mengambil smartphone Anda dan membaca chat-chat yang pernah dikirimkan.

Update terbaru WhatsApp nantinya akan membuat aplikasi ini terkunci dan membutuhkan enam digit kode keamanan atau passcode yang benar untuk membukanya.

Selain itu, dikabarkan WhatsApp dalam waktu dekat juga akan merilis fitur panggilan telepon video (video call). Langkah ini diambil WhatsApp untuk menyaingi Google yang telah merilis Duo lebih dahulu.

Namun, untuk fitur video call ini, pengguna iOS kabarnya bakal menikmatinya lebih dahulu daripada Android.

Sumber: INILAH.COM

Banjir di Garut: Belasan tewas, sejumlah orang hilang.

sukabumiNews, GARUT - Setidaknya 16 orang ditemukan tewas dan sejumlah orang lainnya hilang akibat banjir bandang yang melanda Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Hal ini diungkapkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat, Haryadi Wargadikarta, seperti diberitakan BBC Indonesia, 21 September 2016.
"Korban dikhawatirkan bisa bertambah. Tapi sejauh ini yang sudah ditemukan tewas, 16 orang. Yang hilang masih didata, juga yang luka," kata Haryadi yang berada di lokasi bencana.

Ditambahkannya, yang terkena dampak sekitar 500 keluarga di tujuh kecamatan.

Pada Rabu (21/9), air sudah surut. Namun, ratusan relawan dan petugas penyelamat dan bantuan dari berbagai lembaga terus melakukan pencarian dan penyelamatan korban.
Menurut Haryadi, banjir bandang terjadi akibat hujan yang turun sejak Selasa (20/9) dalam intensitas tinggi dan berdurasi panjang, ditambah tingginya tingkat kerentanan tanah.

"Banjir bandang terjadi menjelang tengah malam, di Kecamatan Tarogong Kidul terutama, di daerah aliran sungai Cimanuk. Jadi air sungai Cimanuk itu meluap, langsung menghantam pemukiman sekitar. Ketinggiannya 1,5-2 meter. Banyak yang sampai melewati atap rumah penduduk," kata Haryadi.




Jaksa Melawan “Hakim” Terkait Pemeriksaan KPK RI

sukabumiNews, SUKABUMI - Kinerja intitusi Kejaksaan Negeri Cibadak, Kabupaten Sukabumi akhir-akhir ini menjadi sorotan tajam para plagiat anti korupsi di Kabupaten Sukabumi. Kali ini sorotan tersebut datang dari LSM DPP Gerakan Aktivis Penyelamat Uang Negara (GAPURA) RI.

GAPURA RI kembali dituding sebagai otak dibalik pemeriksaan KPK RI terhadap oknum jaksa di Kejalsaan Negeri (Kejari) Cibadak. Akibatnya, perseteruan antara oknum staff di Kejari Cibadak, yang diketahui bernama Firman Wirawan, SH,MH itu memuncak.

Merebaknya perseteruan antar oknum staff di Kejari itu bermula dari pasca pemeriksaan tim KPK RI sebagai tindak lanjut dari adanya surat kaleng yang diduga dilakukan oleh Ketua Umum LSM DPP GAPURA RI, Hakim Adonara.

Hakim pun dilaporkan ke pihak kepolisian dengan tuduhan pencemaran nama baik pada Kamis (22/09/2016).

Ironisnya, menurut Hakim pihaknya sudah melakukan klarifikasi terkait tuduhan surat kaleng kepada KPK RI tersebut kepada pelapor, yakni Firman Wirawan, SH,MH dan sejumlah pihak di lingkungan Kejaksaan Negeri setempat.




"Saya tegaskan, gerakan apapun yang dilakukan oleh GAPURA RI tidak ada hubungannya dengan saudara Firman Wirawan. Begitu juga terkait surat kaleng yang dituduhkan," ujar Hakim saat dikonfirmasi sukabumiNews terkait isu perseteruan tersebut, melalui selulernya, Sabtu (24/9).

"Saya tegaskan juga bahwa GAPURA RI tidak pernah melakukan perbuatan serendah itu. Dari dulu kami selalu ‘open war’ atau tidak pernah sembunyi-sembunyi." Tegas Ketua Umum GAPURA RI itu.

Dengan adanya kejadian seperti itu, pihaknya mengancam akan melapor balik intitusi Kejaksaan Negeri Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

Mengenai karifikasi pemeriksaan KPK RI kepada kejaksaan, Hakim Adonara menyebutkan dirinya tidak terima disebut membuat surat kaleng. Namun pihaknya membenarkan adanya surat tembusan yang dibut secara resmi oleh LSM GAPURA RI kepada Ketua KPK RI.

"Terkait tenggelamnya kasus infrastruktur Rp 29 miliar, saat itu saya perintahkan kepada para Ketua Bidang di GAPURA RI untuk mengirimkan surat tembusan ke KPK RI itu resmi, bukan surat kaleng,” tegas Hakim, aktivis yang dikenal vocal menyuarakan anti korupsi ini.

Dijelaskannya, hal ini dilakukan karena sebelum itu pihaknya sudah menyerahkan sejumlah dokumen berupa bukti data secara terbuka kepada Kejaksaan Tinggi Jawa Barat beberapa waktu lalu. [AMalik]


Diejek Ahok! Yusril Jawab Bahwa Ia Tak Punya Program Untuk Menggusur Rakyat.. Ahok Langsung Mingkem!!!

sukabumiNews, JAKARTA - Bakal calon gubernur DKI Jakarta, Yusril Ihza Mahendra, membalas sindiran Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Ahok menyindir Yusril tidak memiliki program untuk maju di Pilkada DKI 2017, mendatang.

"Ahok bilang saya nggak punya program itu bener, bukan fitnah. Pertama saya gak punya program gusur rakyat miskin. Ahok punya," dalam cuit di akun Twitter-nya @Yusrilihza_Mhd, Senin (19/9), malam.

Yusril melanjutkan sindirannya:

Kedua saya gak punya program sengsarakan warga Kampung Aquarium. Ahok punya dan sudah dilaksanakan.
Saya gak punya program mau gusur kampung Luar Batang, Ahok punya. Sudah mau dilaksanakan tapi gagal.
Saya gak punya program untuk beli tanah RS Sumberwaras, Ahok punya. Sudah dilaksanakan tapi kini bermasalah.
Saya gak punya program beli tanah milik DKI sendiri di Cengkareng. Tapi Ahok punya. Sudah dilaksanakan dan bermasalah. Saya tidak punya program spt itu.
Saya gak punya program bentak ibu-ibu. Ahok punya dan sudah dilaksanakan...
Ahok punya program tidak boleh motong hewan qurban kecuali di tempat jagal hewan. Saya gak punya.

"Itu deh kira2 yang saya gak punya program, tapi Ahok punya hehehe. Salam hormat," tutup Yusril.
Tulisan sindiran Yusril ini menanggapi komentar pedas Ahok kepada dirinya. "Ya itu kan (Yusril) orang enggak punya program. Jadi santai sajalah," ujar Ahok di Balaikota, Senin (19/9), siang. [Sunaranews]

PDIP Tetapkan Ahok, Rano, Istri Fadel Sebagai Cagub

sukabumiNews, JAKARTA - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengumumkan para calon kepala daerah secara serentak, Selasa (20/9), termasuk di antaranya dua calon petahana Basuki Tjahaja Purnama untuk DKI Jakarta dan Rano Karno untuk Banten.

Sebagai calon wakil gubernur DKI, seperti banyak diduga sebelumnya, PDIP memilih Djarot Saiful Hidayat.
"Jadi terjawab sudah siapa yang akan diusung PDIP dalam Pilgub DKI 2017 ini," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP, Hasto Kristyanto di Kantor DPP PDIP, Jalan P Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat.

Pembacaan nama para calon kepala daerah dipilih secara simbolis yaitu untuk Provinsi Aceh, Papua, Papua Barat, Gorontalo dan Yogyakarta.

Sejumlah calon yang hadir antara lain Basuki, Rano, Djarot dan Hana Hasanah, calon gubernur Provinsi Gorontalo yang juga merupakan istri politisi Golkar Fadel Muhammad.

Hasto mengatakan pengumuman secara serentak ini sejiwa dengan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2017 yang juga dilakukan serentak.

Dia menambahkan daftar seluruh calon kepala daerah yang diusung partai tersebut dipublikasikan lewat situs resmi PDIP.

"Untuk calon gubernur Jakarta, tamu kita yang ditunggu-tunggu, Bapak Basuki Tjahaja Purnama‎. Semoga cahayanya betul-betul membawa keselamatan," kata Hasto.

"Basuki itu kan artinya cahaya terang. Kita minta Pak Ahok kembali kepada khitahnya sesuai namanya, yang berarti cahaya terang."

"Sebagai calon wakil gubernur adalah Djarot Saiful Hidayat. Pak Djarot ini dikenal dengan kepeloporan meperbaiki rumah masyarakat miskin saat menjadi Walikota di Blitar. Termasuk melaksanakan reformasi anggaran." Pungkas Hasto seperti dirilis Beritasatu, Selasa, 20 September 2016.

PBB Tangguhkan Semua Konvoi Bantuan di Suriah Pasca Serangan

sukabumiNews, JENEWA - Perserikatan Bangsa-Bangsa, Selasa (20/9), mengatakan menangguhkan semua konvoi bantuan kemanusiaan di Suriah setelah serangan udara mematikan menghantam beberapa truk yang mengantarkan bantuan di dekat Aleppo, menewaskan seorang anggota staf Gerakan Bulan Sabit Merah dan warga sipil.

Sebagai "langkah keamanan darurat, pergerakan konvoi lain di Suriah telah dihentikan," ujar Jens Laerke, juru bicara badan kemanusiaan PBB kepada wartawan di Jenewa.

Insiden tersebut menandai "saat yang begitu muram bagi lembaga kemanusiaan di Suriah dan tentu di seluruh dunia," katanya, menekankan bahwa "rasanya penting bagi kami untuk mencari fakta melalui penyelidikan independen."

PBB mengatakan sedikitnya 18 truk dalam konvoi sebanyak 31 kendaraan hancur pada Senin malam dalam perjalanan mereka untuk memberikan bantuan kemanusiaan ke kota Orum al Kubra, yang terkena dampak serangan paling besar.

Observatorium HAM Suriah menyebutkan bahwa 12 sukarelawan Bulan Sabit Merah dan beberapa pengemudi tewas dalam serangan itu.

Juru bicara Palang Merah Benoit Carpentier mengatakan kepada wartawan bahwa direktur subcabang Bulan Sabit Merah Suriah tewas, bersama sejumlah warga sipil.

Laerke mengatakan bahwa konvoi tersebut membawa bantuan makanan dan nonmakanan untuk sekitar 78.000 orang, sebagaimana dilaporkan AFP.

Demikin dirilis ANATRAnews, Rabu (17/2/2016).

Pemerintah Jokowi Inginkan Dana Zakat Umat Islam Bantu Program Pemerintah

sukabumiNews, PEMERINTAHAN Joko Widodo (Jokowi) melalui Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menginginkan dana zakat dapat dipergunakan untuk membantu program pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan di Tanah Air.

Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Rabu, di Jakarta, mengatakan potensi dana zakat cukup besar, terutama zakat yang dihimpun oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Pada tahun lalu, dana zakat yang dikumpukan Baznas mencapai Rp 4 triliun, sedangkan pada 2016 Baznas menargetkan dana zakat yang terkumpul mencapai Rp5 triliun.

“Kita ingin uang yang dikumpul di Baznas ini bisa dipakai untuk perkuat atau masuk ke dalam program-program pengentasan kemiskinan yang sudah dibuat oleh pemerintah,” ujar Bambang di Jakarta, Rabu (14/9/16), seperti dilansir Beritasatu.

Dengan demikian, lanjut Bambang, program penyaluran zakat dari Baznas dapat bersinergi dan menyatu dengan program pengurangan kemiskinan dalam skala besar yang dilakukan pemerintah.

Bambang mengatakan, keinginan Bappenas tersebut masih dalam tahap rencana. Ia berharap, nantinya Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) yang dipimpin langsung oleh Presiden, dapat merekomendasikannya.

“Kita mulai 2017 nanti KNKS-nya kan jalan. Nah di situ nanti akan disusun bagaimana caranya supaya zakat dengan program kemiskinan itu nyambung,” kata Bambang.

Dalam Masterplan Arsitektur Keuangan Syariah Indonesia (AKSI) diindentifikasi beberapa persoalan utama dalam pengelolaan zakat, terutama dalam perbaikan pengelolaan dana zakat yang masih berpeluang untuk dikembangkan.

Peran pemerintah, pemerintah daerah, Baznas dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) ke depan perlu diperjelas agar proses pengelolaan zakat cepat maju dan berkembang.

Selain itu, transisi pengawasan dan supervisi Baznas perlu diproporsikan dari sebuah lembaga sosial keagamaan menjadi sebuah lembaga keuangan keagamaan

pekanews

201 Perusahaan di Sukabumi Diduga Abaikan UU Lingkungan Hidup

sukabumiNews, SUKABUMI - Sebanyak 201 perusahaan di Kota Sukabumi diduga mengabaikan ketentuan Pasal 36 Nomor 32/2009 tentang Lingkungan Hidup. Ratusan perusahaan yang bergerak di bidang jasa perhotelan, kesehatan, dan produksi minuman serta makanan itu hingga saat ini belum menyampaikan laporan izin lingkungan.

Kepala Seksi Audit Lingkungan dan Tindak Lanjut Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Farid Mohammad menuturkan, dari 211 perusahaan yang memiliki izin lingkungan, hanya 10 perusahaan yang sudah memenuhi ketentuan Pasal 36 UU tersebut. “Kewajiban pemegang izin lingkungan adalah menyampaikan laporan pelaksanaan izin lingkungan setiap enam bulan sekali,” ujar Farid, kepada “PR” melalui sambungan telfon, Senin, 19 September 2016.

Ia menyatakan, pemerintah daerah bisa membekukan izin usaha sebuah perusahaan bila ditemukan pelanggaran undang-undang. Namun, sebelum dibekukan, pemerintah daerah harus melayangkan surat teguran sebanyak tiga kali terlebih dahulu.

“Pelaporan izin lingkungan merupakan salah satu kewajiban yang harus dilakukan bagi pemegang izin. Jika sudah ditegur tapi belum ada perbaikan, tahap selanjutnya adalah pembekuan. Sanksi terberat bahkan bisa sampai pencabutan izin usaha,” katanya.
Farid menjelaskan, kendati belum menyampaikan laporan, izin lingkungan yang dipegang 201 perusahaan tersebut tak bisa ditafsirkan kadaluwarsa. Pasalnya, izin lingkungan berlaku selama perusahaan tersebut masih memiliki izin usaha. “Tetapi laporan izin lingkungan ini memang penting dan wajib dipatuhi pengusaha,” ujarnya.

Pelaksana Tugas Kantor Lingkungan Hidup Kota Sukabumi Adil Budiman mengaku, pihaknya terus menggelar sosialisasi terhadap pelaku usaha agar segera menyampaikan laporan izin lingkungan. “Kami terus melakukan pembinaan kepada mereka. Bila perlu kami undang mereka sesuai dengan jenis usahanya untuk membantu membuat laporan,” ucapnya.

Anggota Komisi III DPRD Kota Sukabumi Usep Ubaedilah menambahkan, pengusaha seharusnya tunduk pada aturan undang-undang. “Termasuk secara rutin menyampaikan laporan hasil dari kegiatan pengelolaan lingkungan ditempat usahanya,” kata Usep.

Ia menegaskan, pihak pengusaha harus lebih proaktif terkait aturan lingkungan hidup. Ia mendesak sebanyak 201 perusahaan segera menyampaikan laporan. “Sosialisasi tentang kewajiban melaporkan saja tidak cukup. Memang selama ini, setelah perusahaan mendapatkan izin lingkungan dari dinas perizinan, perusahaan tak membuat laporan ke KLH. Padahal laporan itu wajib, agar KLH bisa melakukan pengawasan,” katanya.*** [PRLM]

Teknologi

Pendidikan

EkonomiBisnis

SosialBudaya